APA ITU?


SARS-Cov-2 corona virus adalah virus yang muncul di Tiongkok, kemudian menyebar ke seluruh benua di dunia, menyebabkan pandemi. Kini, Eropa dan Amerika merupakan yang paling terpengaruh.

Virus baru ini menyebabkan penyakit yang dikenal dengan COVID-19.

APA SAJA GEJALANYA?


Orang-orang dengan COVID-19 memiliki tanda dan ciri-ciri berikut ini:

  • Batuk dan/atau demam dan/atau sakit kepala.
  • Kemudian disertai dengan setidaknya salah satu gejala di bawah ini: tenggorokan sakit atau terbakar, mata merah, nyeri otot atau sendi (rasa tidak enak).
  • Kasus yang terparah mengalami kesulitan bernapas atau napas pendek.

SIAPA YANG PALING TERPENGARUH?


Virus ini memengaruhi semua orang, tetapi orang yang lebih berisiko adalah:

  • Lansia.
  • Wanita hamil.
  • Orang dengan sejarah penyakit, seperti kanker, diabetes atau hipertensi.

APA YANG HARUS SAYA LAKUKAN JIKA SAYA MEMILIKI GEJALA?


Jika Anda memiliki gejala-gejala tersebut, Anda bisa menghubungi nomor berikut: 800 0044 800 atau 55 56 58 11 11.

Mohon pertimbangkan jika Anda memiliki gejala-gejala ini, Anda belum tentu memiliki COVID-19, bisa jadi itu hanya flu.

Kebanyakan orang yang memiliki virus ini tidak akan menunjukkan gejala apa pun dan akan sembuh dengan sendirinya. Tapi mereka masih bisa menularkan virus ke orang lain.

Merawat diri sendiri juga berarti menjaga orang lain.

Itulah mengapa Anda harus menelepon nomor sebelumnya, sehingga mereka dapat memberi Anda lebih banyak informasi tentang apa yang dapat Anda lakukan.

BAGAIMANA CARA SAYA MENCEGAH COVID-19?


Ada hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Contohnya:

  • Sering mencuci tangan dengan sabun selama kurang lebih 20 detik.
  • Jangan menyentuh mata, hidung atau mulut jika tangan Anda tidak bersih.
  • Saat Anda batuk atau bersin, tutupi hidung dan mulut Anda dengan lengan atau tisu, yang harus segera dibuang ke tempat sampah dalam kantong plastik.
  • Jaga jarak dari orang lain.


PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN

TENTANG COVID-19


Apa yang dapat saya lakukan untuk menghindari terkena COVID-19?

  • Mencuci tangan dengan sangat baik beberapa kali sehari memungkinkan kita menghilangkan virus.
  • Menghindari menyentuh mata, hidung, dan mulut kita.
  • Tetap di rumah kapan pun kita bisa, jaga kebersihan rumah, dan desinfeksi permukaan dan benda yang paling sering kita sentuh.
  • Selalu jaga "jarak aman" dari orang lain. Jarak aman adalah ruang yang kita miliki di sekitar tubuh kita saat kita mengulurkan tangan.

Apakah ada perawatan medis untuk melindungi saya dari virus?


Tidak. Saat ini, belum ada vaksin atau obat untuk penyakit ini. Tenaga kesehatan sudah bekerja untuk membuat vaksin untuk melindungi kita dari virus ini. Selain itu, kebanyakan orang yang sakit karena virus ini hanya akan mengalami gejala ringan dan akan cepat sembuh dari penyakit tersebut.

Apakah masker wajah melindungi saya dari penularan?


Tidak. Masker hanya melindungi kita dari tetesan kecil dari air liur yang dikeluarkan ketika orang berbicara, tetapi karena masker tidak menutupi mata, maka virus bisa masuk ke mata juga. Jika kita membeli terlalu banyak masker, kita bisa menyebabkan kekurangan masker untuk para dokter dan perawat yang membutuhkannya, karena mereka bersentuhan langsung dengan pasien penderita COVID-19.

Apakah virus tersebut ditularkan lewat keringat?


Tidak. Penularannya melalui tetesan air liur yang sangat kecil yang tidak dapat kita lihat keluar dari hidung atau mulut saat kita berbicara, bernyanyi, batuk atau bersin. Itulah mengapa sangat disarankan untuk berada pada jarak yang sehat, yaitu jarak yang kita miliki di sekitar tubuh saat kita merentangkan tangan.

Apakah ada orang yang imun dari corona virus?


Tidak ada. Semua orang bisa terkena virus tersebut, kemudian menularkannya kepada orang lain, dan menjadi sakit. Kebanyakan orang memiliki gejala ringan, tetapi virus ini bisa menular kepada orang lain yang bisa mengalami gejala parah hingga harus dirawat di rumah sakit (lansia, wanita hamil, penyandang disabilitas, orang dengan penyakit bawaan, seperti diabetes, obesitas, hipertensi, dan lain-lain).

Jika saya kontak dengan orang asing atau orang dari Asia, apakah saya akan terinfeksi?


Tidak. Siapapun, terlepas dari tempat kelahiran atau tempat tinggal, bisa tertular virus ini, menularkannya ke orang lain, atau membuat sakit. Tidak ada alasan untuk mendiskriminasi siapapun karena ketakutan akan penyakit COVID-19.

Apakah benar bahwa pria lebih menular daripada wanita?


Ya. Sejauh ini, lebih banyak pria yang tertular dan sakit karena virus ini. Salah satu penjelasannya adalah karena pria lebih banyak pergi ke luar untuk ke kantor. Wanita juga tertular, dapat menjadi sakit, dan menularkannya ke orang lain.

Bisakah saya menularkan atau tertular virus dari hewan peliharaan saya?


Sampai saat ini belum terlihat bahwa virus dapat menular ke hewan peliharaan kita, seperti anjing dan kucing, maupun dapat menginfeksi kita atau hewan peliharaan lainnya. Namun, tetap disarankan untuk membersihkan cakarnya setelah kembali dari jalan-jalan.

Bisakah saya tertular virus tersebut dari lingkungan?


Ya. Tetesan air liur dari orang yang terkena virus dapat bertahan beberapa lama di pakaian, barang umum, dan tempat yang disentuh banyak orang. Itulah mengapa perlu untuk terus-menerus mendisinfeksi gagang, pagar, meja, sakelar lampu, bel pintu, tombol elevator, kotak surat, keyboard, ponsel, tablet, komputer, kunci, dan koin.